Skip navigation

Pukul 05.30 wib aku memulai rutinasku, biasa berangkat kerja. Pagi itu sangat dingin sekali. Hembusan angin terasa sekali sampai ke sendi-sendi tulangku. Sepeda motor kesayangan ku sudah di depan rumah menuggu tuannya mengendarai. Kemudian langkah kakiku menuju teras rumah untuk menghidupakan mesin motor. “Greng..greng..greng”. Alhamdulillah, kata ku. Selanjutnya aku berangkat kerja melewati jalan alternatif. Ya, sekedar untuk menghindari macet. Di jalan , Aku menemui beberapa sekelempok orang bersepeda yang sedang menuju suatu tempat. Orang-orang tersebut berbaju kuning dan membawa sapu dan kantong plastik yang diikatkan di pinggul. Di sebuah pinggir jalan mereka berpencar dan membagi tempat untuk melakukan aktivitas harian. Mereka sangat semangat sekali, terlihat dari caranya membawakan alat untuk kerja, tampa di awasi,  alat-alat tersebut ( sapu ) di gunakan membersihkan jalanan yang kotor karena sampah dan rontokan dedaunan. Dalam beberapa jam, jalanan tersebut menjadi bersih dan terlihat tidak kotor. Menurutku, mereka bener-bener mempunyai rasa tanggung jawab terhadap pekerjaan yang ia sandang. Tampa diawasipun tetap melakoni pekerkjaannya dengan baik. Aku sendiri jadi malu dengan mereka. Sebab, mereka tampa pendidikan yang tinggi pun mempunyai pemahaman rasa tanggung yang tinggi dan komitmen dalam pekerjaan. Mereka paham tentang profesionalitas. Sekarang, bagaimana dengan kita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: